Home  /  News  / Review Cinema 4D Beginner’s Guide

Review Cinema 4D Beginner’s Guide


Review Cinema 4D Beginner’s Guide

cover-buku

Kali ini saya mendapat kepercaan untuk ke-dua kalinya mereview sebuah buku bahasa Inggris. Ngak dibayar sih, tapi seneng banget di percaya oleh orang bule :)

Sebelum anda membaca sebuah buku mengenai tentang softaware, selalu mencari tau versi berapa yang dibahas. Dalam hal ini Cinema 4D ada beberapa versi yang cukup populer saat ini (2012). Yaitu versi 11.5, 12 dan 13. Loh bagaimana dengan versi 14, belum terlalu populer karena masih baru beberapa bulan rilis dan masih banyak yang belum pakai.

Setelah membaca pembukaan terlihat penulis menggunakan versi 13. Jadi bagi anda pengguna versi sebelumnya sebaiknya upgrade, atau akan menemui kesulitan :) memang sih, mirip – mirip versi R11.5, R12 dan R 13 tapi tetap aja binggung bagi newbies.

Oke, kita masuk ke dalam bukunya

Chapter I :
Interface ini hal yang palik tidak disukai bagi pemula, tapi sangat penting. Kenapa tidak disukai? Beberapakali saya memberikan private course, hal ini yang tidak disukai. Mereka ingin langsung membuat sesuatu dan langsung terlihat hasilnya. Tapi bagimanapun juga tetap harus ada. Disini akan dibahas secara cepat bagaimana cara kerja di Cinema 4D, tidak terlalu detail tapi cukup untuk memberi gambaran kepada anda.

Chapter II :
Chapter ini kita langsung diajak modeling, tanpa basa basi. Mungkin bagi yang belum pernah pakai Cinema 4d akan sedikit kesulitan, tapi memang harus “dipaksa”agar bisa. Extrude, Extrude inner menurut saya terlalu rumit bagi yang belum pernah pakai. Seharusnya diajak mengoptimalkan pemakaian Primitive object, tanpa harus “Convert to editable poly”. Saya tau maksudnya penulis, makin cepat menghasilkan semakin baik, makanya dia langsung “Convert to edittable poly” dan memulai memodel.

Chapter III:
Pada chapter ini kita masih modeling, tapi editable tidak merusak. Apa maksudnya, masih bisa diedit lagi dengan mudah. Contohnya hanya dengan sebuah garis anda bisa membuat bentuk vas yang rumit.

vas2

Chapter IV:
Disini memberi material dan shader untuk objek yang telah dibuat pada chapter sebelumnya. Loh apa bedanya material dan shader? Sebenarnya sama fungsinya yaitu memberi warna untuk objek kita. Yang membedakan cara pakai. Material lebih rumit tapi bisa dipakai apa aja. Shader lebih mudah tapi terbatas seperti Glass, Wood dan Metal. Tentu saja tidak dibahas terlalu detail, tapi cukup untuk memberi material ke objek kita.

Chapter V:
Pemberian cahaya tidak hanya sekedar, kasih lampu dan nyalakan, tapi harus tau setting dan istilah – istilah seperti Anti-aliasing, Global illumination, Ambient occlusion. Setting tersebut langsung terpaut pada render, jadi apa yang anda liat di viewport hasilnya bakal beda waktu render.

Untuk pemula pasti bertanya loh kenapa sih kok tidak langsung setting yang “paling bagus” khan hasilnya bagus, tanpa harus berpikir setting yang banyak.Setting ini berhubungan dengan kecepatan render, apabila kita setting lsg yang bagus, tanpa tweek. Bisa jadi kita membuat waktu menggunggu hasil render.

Misalnya dengan hasil sama. Di perlukan menggunggu 5menit untuk selesai render. Tapi dengan optimize render, hanya 1 menit. Maka itulah yang diperlukan. Kalo scene kecil no problem kalo animasi ?!?! so , jangan lewatkan chapter ini.
Chapter VI:

Disini Belajar Animasi Kamera dan Parameter, kemudian di adjust menggunakan F-Curve.
Sederhana Animasinya yaitu perpindahan dari suana malam ke siang. Walau sederhana, cukup banyak yang kita pelajari.

cam-anim

 

Chapter VII:
Mograph, apa nih mograh. Mograh hanya ada di Cinema 4D. Tidak ada di program lain. Kalo di program lain beda nama kali.
Mograph adalah module paling populer, bikin animasi yang keren hanya dengan beberapa tahap. Salah satu yang paling saya sukai adalah rigid body

rigid body

 

Chapter VIII:
di Chapter ini kita mengenal Xpresoo. Xpreosso ini semacam semi bahasa programing, kenapa saya bilang semi, karena dibantu note-note/ seperti flow cart untuk alur kerja programingnya. Ngapain juga belajar programing, khan mau bikin animasi. Nah ,dengan Xpresso ini kita bikin animasi lebih mudah lagi, yang pasti logika kita jalan.

clock

 

Salah satu topik yang dibahas adalah mengerakan jam, berserta gearnya. Kalo manual gampang sih tinggal rotate, tapi kalo ada kesalahan susah membetulkan. Tapi dengan XPresso kita setup awal, tapi mudah untuk menganimasikan.

Chapter IX:
Ini menyinggung beberapa tools tambahan seperti Hair, Sketch and Toon dan Cloth. Seperti nya tools – tools ini  tidak berguna bagi sebagaian bidang 3D seperti Architecture. Ternyata salah besar, ini salah satu kegunaan Hair pada bidang Architecture

grass

dan Cloth, membuat Taplak.

cloth

 

Chapter X:

Kalo menurut saya chapter ini masih terlalu jauh, ngak cocok untuk newbies. Karena mereka masih belum terlalu mengerti, emangnya tau? ya tau soalnya dulu saya juga newbies. Untuk pemula, yang diperlukan adalah bikin objek, material, animasi dan render. Untuk optimasi, xref, compositing tag, multipass untuk nanti – nanti. Mungkin di chapter ini cocok membuat interor lagi sebagai bahan latihan.

 

Secara keseluruhan buku ini bagus, bahasa sederhana, walaupun saya ngak ngerti Bahasa Inggris masih bisa mengikuti, walau agak pelan.

 

Oke sekitan review kali ini.

 

Aji – Desember 2012

Detail page click here http://www.packtpub.com/cinema-4d-beginners-guide/book

 

[ Coming soon English version ] Translate in progress…

 

Incoming search terms:

kegunaan cinema 4d, cara belajar tool cinema 4d, cara melihat jumlah segmen cinema 4d, cara menampilkan buku 4D kiky, fungsi extrude dalam cinema 4d, fungsi extrude di cinema 4d, fungsi extrude pada cinema 4d, fungsi fungsi tool di cinema 4d, penggunaan tool pada cinema 4D.

Related Post


Cara mendapat Tutorial [Beginner Guide to Cinema 4D V2] Gratis
Cara mendapat Tutorial [Beginner Guide to Cinema 4D V2] Gratis

GRATIS Cara mendapat Tutorial [Beginner Guide to Cinema 4D V2]…

Review Instant Cinema 4D Starter [Instant] – English
Review Instant Cinema 4D Starter [Instant] – English

Hi, Guys. Another Cinema 4D eBook short review After reading…

“Buy One, Get One Free” on all of #Packt’s 2000 eBooks!
“Buy One, Get One Free” on all of #Packt’s 2000 eBooks!

“Buy One, Get One Free” Beli satu dapat satu, jadi…

Cara mendaftar tutorial dan kode kupon.
Cara mendaftar tutorial dan kode kupon.

Berikut tutorial lanjutan dari post sebelumnya. 1. Silahkan login dulu,…



2 thoughts on “Review Cinema 4D Beginner’s Guide

  1. sinta solihah / says :

    saya sinta asal jakarta. saya ingin tanya, cara mendapatkan buku itu gimana ya? apakah dijual ditoko buku atau hanya dijual secara online? terimakasih



Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *